Seorang Fotografer Mengambil Foto Awan yang Menyerupai Penis

(foto: SWNS)

Jika kita melihat awan, kadang-kadang awan itu suka membentuk sesuatu yang menarik. Dan kali ini seorang fotografer wildlife secara kebetulan melihat sosok awan yang hampir menyerepuai penis dan mengambil foto awan itu.

Fotografer yang hanya diketahui dengan nama Jim, mengambil foto mirip organ kemaluan pria itu di Foolow, Derbyshire.

Ia sangat terkejut setelah melihat penampakan awan yang menyerupai penis itu, dan ia juga tak tahan untuk mengambil foto awan tersebut meskipun agak keberatan.

Sungai di Cina Berubah Warna Jadi Merah Darah dalam Waktu Satu Jam

(foto: ABC)

Salah satu sungai di Cina menghebohkan warga yang tinggal di provinsi Zhejiang setelah air sungai itu berubah jadi warna merah darah hanya dalam waktu satu jam. Penyebabnya masih jadi misteri hingga sekarang.

Dilansir ABC, warga mengatakan sungai tampak normal pada pukul 05:00 waktu Beijing pada Kamis pagi. Dalam waktu satu jam, seluruh air sungai tiba-tiba berubah jadi warna merah tua.

Warga juga mengatakan mereka mencium bau aneh di sekitar sungai setelah air sungai itu berubah menjadi warna merah.

Inspektur dari Biro Perlindungan Lingkungan Wenzhou mengatakan mereka belum menemukan penyebab air sungai itu berubah jadi merah darah. Namun sempel air tampaknya menunjukkan warna yang mencurgikan yang diduga merupakan hasil ilegal dari pembuangan.

"Kami menduga bahwa seseorang membuang pewarna buatan ke dalam air karena ia pikir topan kemarin akan menyebabkan hujan lebat dan tak seorang pun akan melihat (pewarna)," ujar Kepala Biro, Jianfeng Xiao kepada China News.

Namun karena tidak ada hujan turun kemarin sebelum sungai itu berubah warna, jadi bukti pembuangan itu masih tertinggal, menurut dugaan Xiao.

Dia juga menduga bahwa sungai itu berubah warna disebabkan oleh produsen kertas, sebuah perusahaan pewarna makanan, atau pembuat pakaian yang berdiri di sepanjang sungai.

Misteri perubahan warna air sungai itu masih belum terpecahkan hingga sekarang, namun Biro ini masih tetap melakukan penyelidikan atas insiden itu.

Selain di Indonesia, Tradisi Mudik Juga Ada di Lima Negara Ini

(foto via: nefosnews.com)

Menjelang Idul Fitri, tradisi mudik sudah tak asing lagi di Indonesia. Jutaan masyarakat Indonesia melakukan mudik untuk pulang ke kampung halaman agar mereka bisa kumpul dan lebaran bareng bersama keluarga.

Mengingat Indonesia adalah negara dengan mayoritas Islam terbesar di dunia, sudah pasti fenomena mudik di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia.

Meskipun mudik lebih identik dengan tradisi orang muslim, namun mudik juga dilakukan menjelang peryaan agama lain.

Selain di Indonesia ternyata fenomena mudik juga ada di beberapa negara walaupun negara tersebut bukan negara Islam atau negara dengan penduduk muslim terbanyak. Berikut 10 negara yang melakukan tradisi mudik selain Indonesia yang sudah Wow Menariknya kumpulkan untuk Anda.

5. Malaysia

Malaysia merupakan salah satu negara lain yang melakukan mudik menjelang Idul Fitri. Tradisi mudik di negara tetangga ini dikenal dengan nama "balik kampong". Tradisi balik kampong di Malaysia biasanya dilakukan oleh orang-orang yang merantau ke kota untuk bekerja.

4. China

Di China tercatat ada sekitar 18 juta jiwa yang beragama muslim menurut catatan resmi beberapa tahun lalu. Dan kemungkinan besar penduduk muslim di China akan semakin bertambah lagi. Jadi tak heran kalau yang namanya mudik juga ada di negara ini walaupun tak sebesar di Indonesia.

Mudik juga kerap dilakukan penduduk China saat menjelang tahun baru Imlek dengan tujuan untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.

3. India

Setiap tahun warga di India pulang ke kampung halaman untuk merayakan upacara dalam agama Hindu di India atau lebih dikenal dengan sebutan Festival of Lights.

Selain itu, warga muslim di India juga berbondong-bondong pulang ke kampung halaman menjelang Idul Fitri. Mereka juga melakukan hal yang sama seperti yang ada di Indonesia, seperti bersalam-salaman, membagikan sedekah atau saling mengirimkan makanan.

2. Pakistan

Fenomena mudik di Pakistan juga tidak jauh dari Indonesia dimana jutaan penduduk Pakistan ramai-ramai pulang ke kampung halaman. Sama halnya juga dengan Indonesia yang selalu mengerahkan ribuan polisi untuk memantau lalu lintas selama mudik, di Pakistan pun juga sama melakukan hal itu demi kelancaran para pemudik.

1. Arab Saudi

Di Arab Saudi, mudik biasanya dilakukan saat menjelang Idul Fitri dan Idul Adha. Bagi orang yang kebagian menerima tamu, mereka akan berlomba-lomba menyajikan makanan lezat dan menata rumah mereka seindah mungkin. Sedangkan bagi yang mudik, mereka juga pasti tak sabar ingin cepat sampai di kampung halaman.

Luar Biasa! Anjing Ini Rela Berjalan Sejauh 4 mil Untuk Memberi Makan Teman-Temannya

(foto via: odditycentral.com)

Anjing memang terkenal sebagai hewan yang sangat setiap terhadap majikannya. Selain setia pada manusia, anjing juga sangat setia pada sesama jenisnya.

Lilica, nama untuk seekor anjing yang rela berjalan sejauh empat mil setiap malam untuk memberi makan teman-temannya. Dia memberanikan diri berjalan di tengah kegelapan dan ramainya lalu lintas agar teman-temannya tidak pernah kelaparan.

Sejak kecil, Lilica sudah tinggal di sebuah tempat rongsokan di San Carlos, Brasil. Seiring berjalannya waktu, ia juga menjadi teman dari semua hewan yang tinggal di tempat rongsokan itu.

Tiga tahun lalu, Lilica hamil dan melahirkan delapan anak anjing. Sebagai orang tua yang bertanggung jawab, ia harus bisa mencari makanan demi menghidupi anak-anaknya. Dan saat itulah Lilica mulai berjalan di malam hari menempuh jarak yang jauh untuk menemukan sisa-sisa makanan.

Namun pada suatu malam, Lilica sangat beruntung bertemu dengan seorang pecinta anjing bernama Lucia. Wanita yang berpropesi sebagai guru itu mengatakan ia melihat Lilica berkeliaran di jalanan dan menyadari bahwa anjing itu sedang mencari makan.

Saat Lucia melihat anjing itu berusaha menemukan makanan di tempat sampah, saat itulah hati Lucia tersentuh untuk memberikan anjing malang itu makanan. Namun ia terkejut anjing itu tidak memakan makanan yang diberikannya dan malah membawa lari makanan itu.

Suatu hari Lucia mengikuti anjing itu dan menemukan alasan mengapa anjing itu membawa makan yang ia berikan setiap malam hari. Ternyata anjing itu membawa makanan yang diberikan Lucia untuk dibagikan kepada anak-anaknya. Dan setelah memberi makan kepada anak-anaknya, ia kemudian memberikan makanan untuk teman-temannya.

Sejak saat itu Lilica selalu berjalan sejauh empat mil dari tempat rongsokan ke rumah Lucia untuk mendapatkan makanan. Setiap jam 9 malam, Lucia sudah menyajikan makanan yang sudah dibungkus di sekitar rumahnya. Tak lama kemudian Lilica datang dan membawa makanan itu.

Lucia sudah tahu bahwa anjing itu sangat bergantung pada dirinya, jadi ia memutuskan untuk terus memberikan makanan pada Lilica.

Dokter Cabut 232 Gigi dari Remaja Asal India, Apa Alasannya?

(foto: Imtiyaz Shaikh/Anadolu Agency via news.com.au)

Seorang remaja berusia 17 tahun asal Buldhana, India bagian barat, harus mencabut giginya sebanyak 232 setelah dokter menemukan ada kelainan aneh pada bagian rahang remaja itu.

Dokter gigi menemukan pada rahang remaja bernama Ashik Gavai itu sebuah kelainan langka dimana ratusan gigi seukuran marmer kecil tumbuh di dalam gigi yang menyebabkan rahang bagian kanan Ashik jadi bengkak.

"Awalnya, itu tidak begitu jelas, jadi kami memutuskan untuk melakukan operasi pada hari Senin," kata Dr Sunanda Dhivare-Palwankar, kepala departemen rumah sakit gigi, kepada India Times.

Para dokter mulai menghitung satu per satu gigi yang sudah dicabut dari mulut Ashik. Dan pada hitungan terakhir, jumlah gigi yang sudah dicabut oleh dokter mencapai 232 gigi yang memiliki ukuran sebesar mutiara kecil.

Operasi itu memakan waktu tujuh jam untuk mencabut ratusan gigi kecil yang tumbuh dalam mulut Ashik. Menurut Dr Dhivare, ini merupakan yang pertama kalinya ia melihat sesuatu yang seperti ini.

Kelainan yang diderita remaja itu diduga setelah Ashik kehilangan gigi susunya. Dokter juga menyebutkan bahwa kelainan ini sejenis tumor, tapi jinak.

Ular Piton Besar Tertangkap Kamera Sedang Menelan Bayi Antelop

(foto: Nitish Bambhaniya/Barcroft India/Daily Mail)

Seekor ular piton raksasa tertangkap kamera sedang menelan bayi antelop oleh penyelamat hewan India, Nitish Bambhaniya di desa kecil Bila di negara bagian India, Gujarat.

Fotografer beserta timnya langsung menuju ke lokasi di mana ular piton itu sedang menelan bayi antelop setelah mereka mendapatkan laporan dari penduduk lokal.

"Saya mendapat telepon pada pagi hari untuk seekor ular piton batu India," ujar Nitish, yang menjalankan Red Headed Vulture Nature Club, dilansir Daily Mail, Jumat (25/7/2014).

"Ketika kami sampai di tempat. Kami melihat ular piton besar ini. Ular piton itu sudah memburu bayi banteng biru (julukan untuk antelop ini) dan sudah memakan 80 persen dari tubuh banteng ini," tambahnya.

(foto: Nitish Bambhaniya/Barcroft India/Daily Mail)

Karena berlokasi di lapangan terbuka, banyak warga setempat yang melihat secara langsung momen ular besar itu menelan bayi antelop. Penduduk lokal berniat membunuh ular besar itu karena takut jadi ancaman bagi anak-anak di desa sekitar.

Namun dari pihak penyelamat hewan menyerukan kepada warga untuk tidak membunuh ular piton itu, dan mereka pun setuju. Kemudia ular piton itu ditangkap dan diserahkan kepada pejabat departemen kehutanan.

Aneh, Bayi Ini Tidak Bisa Membuka Mulutnya

Wyatt Scott (foto: ABC)

Balita bernama Wyatt Scott menderita kelainan yang masih menjadi misteri dimana ia tidak bisa membuka mulutnya sendiri. Kondisi ini membuat Scott makan lewat tabung di perutnya.

Pihak keluarga meluncurkan sebuah website, WhatsWrongWithWyatt.com, untuk mencari tahu mengapa bayi laki-laki mereka tidak bisa membuka mulutnya. Meskipun sudah dibanjiri email, kondisi anak itu hingga sekarang masih jadi misteri.

Sejak lahir pada bulan Juni 2013 lalu di Ottawa, Kanada, kondisi bayi itu cukup membingungkan para dokter. Bahkan tidak ada yang tahu apa masalahnya yang menyebabkan bayi lucu itu tidak bisa membuka mulutnya.

Scott terpaksa menghabiskan tiga bulan pertama hidupnya di rumah sakit. Bahkan orang tuanya sampai terpaksa menghubungi 911 beberapa kali karena anaknya mengalami tersedak dan tidak dapat membuka mulutnya.

Jadi sang ibu, Amy, memutuskan untuk membuat website beberapa bulan lalu dengan harapan seseorang dapat mengenali kondisi dan menawarkan solusi.

Dokter yang mengurus Scott, Dr. J. P. Vaccani, mengatakan kepada ABC News pada bulan April lalu, bahwa kondisi bayi itu disebut trismus bawaan. Menurutnya kondisi tersebut benar-benar langka dan biasanya terjadi karena leburan pita sendi atau penambahan jaringan. Tapi setelah melakukan scan CT dan MRI, hasilnya menunjukan normal.

"Ini situasi yang tidak biasa di mana ia tidak bisa membuka mulutnya, dan tida ada jenis alasan yang jelas untuk itu," ujar Vaccani kepada ABC News.

Kini bayi malang itu sudah merayakan ulang tahun pertamanya. Dan hingga sekarang kondisinya itu masih jadi misteri yang belum bisa dipecahkan.